Tampilkan postingan dengan label tulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tulisan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Desember 2012

SPARTAN


Tulisan
Tulisan kali ini saya membahas jauh ke belakang. Saya akan menceritakan tentang suatu kaum yang telah lahir dan Berjaya sebelum roma mencapai kejayaannya. Terletak di Negara Yunani, suatu daerah yang terletak di sebelah selatan Negara Yunani, yaitu Sparta. Sparta adalah nama daerah yang tadi telah dijelaskan merupakan bagian dari Negara Yunani, dan dihuni oleh suatu kaum yang disebut Spartan.
Cara hidup kaum Spartan sangatlah tegas. Ketika seorang anak telah mencapai umur baligh (sekitar umur 10 tahun) maka ia akan dilepas di alam liar dan mesti bertahan selama beberapa waktu, mungkin sebulan, 6 bulan, setahun, yang jelas mereka akan dilepaskan di alam liar dan kembali hidup-hidup. Sekembalinya mereka dari alam liar masih ada tugas menanti mereka, mereka akan diutus untuk membunuh entah itu seseorang ataupun beberapa orang yang telah ditentukan pimpinan mereka, dengan hanya dibekali pisau dan mereka harus membunuh target yang telah ditentukan tanpa ketahuan dan kembali ke Sparta dengan selamat. Setelah semua itu selesai maka sang anak baru dianggap dewasa oleh kaumnya, dan akan diizinkan untuk ikut berperang ataupun berburu bersama orang dewasa yang lainnya.
Hal tersebut di atas menjelaskan betapa kuatnya daya hidup kaum Spartan dikarenakan mereka telah mengalami banyak rintangan semenjak kecil. Dan ini merupakan nilai tambah bagi kaum yang saya idolakan ini.
Dan diceritakan pula bahwa kaum Spartan adalah kaum sangat berani dan sangat menjaga teman seperjuangannya. Jika mereka bertempur maka mereka akan selalu berusaha menempatkan diri di tengah peperangan, seakan hidup mereka hanya terdapat didalam perang itu. Diceritakan suatu saat ketika sang pimpinan membawa serta sekitar 300 orang Spartan dan mereka terjebak dan dikepung oleh musuh. Di depan, samping, belakang, timur, barat, selatan, utara telah dipenuhi oleh musuh dan hamper tidak ada kemungkinan menang. Sang pimpinan segera menginstruksikan kepada anak buahnya untuk membentuk pertahanan Spartan. Pertahanan Spartan ialah pertahanan yang terkuat yang saya ketahui saat zaman dahulu. Perisai yang telah mereka desain sangat kuat dan besar sehingga mampu menutupi sbagian diri mereka. Jika mereka hanya sendiri maka perisai ini tidak akan mampu menahan serangan. Tapi mereka bersama-sama dan segera membentuk pertahanan berupa setengah lingkaran sesuai instruksi pimpinan mereka. “Tangan kalian harus mampu menahan serangan dan melindungi bahu saudara kalian”. Dengan demikian pertahanan mereka sangat sempurna, dan hamper tak memiliki celah.
Beratus-ratus serangan mereka mentahkan, beribu-ribu hantaman dapat mereka tahan, sekilas terlihat mereka akan mampu memenangkan peperangan, akan tetapi mereka kalah juga pada akhirnya. Bukan kalah karena musuh, akan tetapi mereka kalah dan mati akibat rasa lapar yang tak tertahankan. Kematian prajurit-prajurit ini tidaklah memutuskan semangat kaumnya yang masih berada di Spartan, akan tetapi makin membuat semangat mereka membara.dan hal ini terus berlanjut hingga masa puncak kejayaan mereka. Semangat saja memang tidak cukup. Pada dasarnya memang peperangan dimenangkan tidak hanya oleh semangat, tetapi juga strategi dan peralatan perang. Mereka kalah oleh pasukan Roma dikarenakan peralatan perang roma lebih canggih dari yang mereka miliki, dan pihak pemerintahan (bukan prajurit) yang telah korupsi dengan cara membocorkan strategi informasi mereka ke Negara musuh, akhirnya Spartan turun dari puncak kejayaan yang telah dicapainya.
Kisah di atas sangatlah menginspirasi saya, oleh karena itu saya memasukkan tulisan ini. Saya berharap semangat kaum Spartan mampu mengilhami para pembaca blog ini dan membuat agar mereka, bukan hanya mereka, tetapi kita dapat maju setelah terilhami oleh cerita di atas.

Einstein


Tulisan Lagi
Kembali saat ini saya memuat sebuah tulisan entah yang saya pernah dengar, atau benar-benar mengalaminya atau mungkin dari suatu buku yang entah dimana pernah saya baca. Kali ini saya menceritakan tentang sang tersohor bapak Albert Einstein (AE) yang telah membuat heboh dunia fisika. AE dilahirkan pada hari Jumat tanggal 14 Maret 1879 di kota Ulm, sebuah kota makmur di selatan Jerman, sebagai putera pertama dan satu-satunya putera dari pasangan Hermann Einstein dan Pauline Koch. Tahun 1880, keluarganya pindah ke Munich dan di kota ini ayah dan pamannya membuka toko kimia elektro. AE tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat, tergolong anak yang pendiam, agak penyendiri, gemar membaca – sejak kecil AE gemar melahap buku-buku yang tergolong ”serius dan berat” , mendengarkan musik, dan tidak menyukai olahraga yang penuh aturan.
Wataknya yang keras membuat AE lebih banyak belajar sendiri di rumah atau di laboratorium pribadinya. AE juga menyukai kegiatan berlayar – yang membuatnya merasa tenang dengan menikmati alam – dan pandai memainkan biola. AE merupakan pasangan duet yang hebat dengan ibunya yang pandai memainkan piano.
Minat dan kecintaannya pada fisika dimulai pada saat ia berusia lima tahun. Saat ia terbaring lemah di tempat tidur akibat penyakit yang dideritanya, ayahnya memberikan hadiah sebuah kompas. Kebesaran dan keagungan alam semesta yang terefleksi dalam sebuah kompas mempesonanya dan membulatkan tekadnya untuk menguak segala tabir misteri yang berada di balik segala fenomena alam.Walaupun tidak begitu menyukai kegiatan di bangku sekolah, AE tetap mampu berprestasi dengan sangat baik, menyelesaikan kuliahnya pada tahun 1900. Setelah dua tahun menganggur, akhirnya AE memperoleh pekerjaan di kantor paten di Swiss. Sambil menekuni kesibukannya di kantor paten – bahkan pernah ia dinobatkan sebagai Best Employer oleh atasannya – AE tidak pernah melupakan janji kepada dirinya sendiri untuk berkarir di bidang pengembangan ilmu pengetahuan khususnya fisika.Tahun 1905, terbitlah empat tulisannya tentang teori relativitas dalam majalah sains Annalen der Physik. Tulisannya ini mengundang banyak kontroversi dan perdebatan di antara para ilmuwan ternama saat itu. Salah satu tulisannya tersebut diselesaikannya dalam lima minggu setelah mengendap dalam pikirannya sejak AE berusia 16 tahun.
Tahun 1909, AE diangkat sebagai profesor di Universitas Zurich. Tahun 1915, AE menyelesaikan kedua teori relativitasnya. Penghargaan tertinggi atas kerja kerasnya sejak kecil terbayar dengan diraihnya Hadiah Nobel pada tahun 1921 di bidang ilmu fisika. AE juga mengembangkan teori kuantum dan teori medan menyatu. Tahun 1933, AE beserta keluarganya pindah ke Amerika Serikat karena khawatir kegiatan ilmiahnya – baik sebagai pengajar ataupun sebagai peneliti – terganggu. Tahun 1941, ia mengucapkan sumpah sebagai warga negara Amerika Serikat. Karena ketenaran dan ketulusannya dalam membantu orang lain yang kesulitan, AE ditawari menjadi presiden Israel yang kedua. Namun jabatan ini ditolaknya karena ia merasa tidak mempunyai kompetensi di bidang itu. Akhirnya pada tanggal 18 April 1955, AE meninggal dunia dengan meninggalkan karya besar yang telah mengubah sejarah dunia. Kendati begitu, AE sempat menangis pilu dalam hati karena karya besarnya – teori relativitas umum dan khusus – digunakan sebagai inspirasi untuk membuat bom atom. Bom inilah yang dijatuhkan di atas kota Hiroshima dan Nagasaki saat Perang Dunia II berlangsung.
Teori relativitas umum pada dasarnya berbicara tentang ruang alam semesta yang melengkung. Hal ini dibuktikan oleh dua orang ilmuwan yang penasaran melalui foto cahaya bintang yang menyimpang dari yang seharusnya. Teori relativitas khusus berbicara tentang hukum fisika berlaku sama untuk semua pengamat selama mereka bergerak dengan kecepatan konstan pada arah yang tetap. Hal ini dapat kita buktikan sendiri. Misalnya kita berdiri di peron dan melihat seseorang menggigit rotinya dua kali di dalam gerbong kereta Bagi kita yang ada di peron, kita mengatakan bahwa ia menggigit rotinya di dua tempat yang berbeda. Namun bagi orang-orang yang ada di dalam gerbong kereta, mereka mengatakan bahwa orang tersebut menggigit rotinya di tempat yang sama alias tidak berpindah tempat. Nah, di sinilah relativitas itu bekerja.Mengenai hal ini AE pernah berkelakar. Jika kita duduk di atas panci panas selama satu menit saja, kita akan merasakannya seperti satu jam. Namun, jika kita duduk bersama dengan orang yang kita cintai selama satu jam, kita akan merasakannya seperti satu menit saja.
AE meninggalkan sebuah wasiat bagi para generasi penerus yang ingin mengikuti jejaknya. Pesannya: ”Persyaratan paling penting bagi orang yang ingin menjadi seperti saya adalah mawas diri dalam hal APA yang dipikirkannya serta BAGAIMANA ia berpikir, bukan dalam hal apa yang dikerjakannya atau dialaminya”. Inilah pesan yang sangat berharga bagi kita semua.Melalui tulisan ini juga kami pengasuh ManDiri ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade Fisika Internasional dan selamat berjuang kepada adik-adik siswa SMU dan pengurus Tim Olimpiade Fisika Indonesia (http://www.tofi.or.id) yang akan mengikuti Olimpiade Fisika Internasional di Bali tanggal 24-31 Juli 2002. Bagi semua pembaca ManDiri, mudah-mudahan kita mampu menyerap serta mengamalkan segala pelajaran berharga yang tersirat dalam kisah singkat kehidupan AE di atas dalam kehidupan kita serta menularkannya kepada orang lain. Dengan demikian akan tercipta generasi penerus yang lebih baik lagi.

Senin, 29 Oktober 2012

Selingan....Harap dibaca


Dunia Penuh Teknologi
Dahulu orang mengatakan bahwa menghitung menggunakan mesin adalah suatu hal yang mustahil sampai datangnya komputer versi pertama eniac. Dahulu orang berkata mengendarai kendaraan beroda tanpa kuda atau dengan kata lain menggunakan kendaraan bermesin adalah hal yang mustahil sampai akhirnya ditemukan mobil pertama menggunakan mesin uap. Dahulu pula orang berkata mengelilingi dunia dalam waktu beberapa hari adalah hal yang mustahil sampai akhirnya ditemukannya alat transportasi bernama pesawat terbang.
Zaman sekarang hampir tidak ada yang mustahil. Seseorang bisa berbicara dengan temannya di luar negeri menggunakan telepon genggam. Seseorang  mampu membuat teh hanya dengan bantuan mesin. Seseorang yang tinggal di Indonesia bisa berbicara face to face dengan temannya di Amerika dengan menggunakan  aplikasi menggunakan video call. Jadi sekarang teknologi sudah merupakan bagian yang vital dalam kehidupan dan kesibukan dunia yang terjadi.
Memang sangat praktis menggunakan teknologi untuk di aplikasikan ke dalam kehidupan kita. Banyak sekali manfaat dan keuntungan dari hal tersebut.
·       Seseorang menjadi tau segala informasi yang ia perlukan dan akurat seperti misalnya  melalui internet
·       Seseorang mampu mengingat kembali segala hal yang hampir ia lupakan, dan bernostalgia dengan kenangan tersebut karena adanya alat penyimpan (memori elektronik seperti file pada kaset)
·       Seseorang menjadi berkurang beban pekerjaannya karena banyak mesin yang membantu pekerjaan manusia seperti mesin pembajak sawah.
Tapi segala hal yang memiliki keuntungan pasti juga memiliki kerugian. Kerugian dari munculnya alat-alat berteknologi adalah:
·       Mudahnya pencurian karena teknologi juga mampu menutup perbuatan kriminal lainnya
·       Berkurangnya warna hijau bumi, karena biasanya teknologi banyak yang juga merusak alam
·       Teknologi merusak sebagian kreatifitas walaupun mampu mengembangkan sebagian besar kreatifitas manusia
Oleh karena itu, kita yang hidup di zaman sekarang harus mampu menggunakan teknologi seoptimal mungkin. Karena dengan begitu bukan hanya hidup kita yang akan sukses akan tetapi kehidupan orang lain pun akan lebih baik jika kita yang hidup sekarang mampu menguasai teknologi.

Jumat, 29 Juni 2012

kebencian ku terhadap sastra


Manusia sangat cinta yang namanya keindahan. Itu sangat jelas terlihat karena manusia sangat membenci segala hal yang tidak indah. keindahan terbagi kedalam banyak jenis. Keindahan pakaian beserta yang memakainya, keindahan alam, keindahan suara musik, dan keindahan kata-kata yang biasa kita sebut sastra.
Sastra biasa dimunculkan berupa syair atau pantun. Tak hanya itu saja, sastra juga dapat berupa kisah dan cerita-cerita baik itu fabel, ataupun sejarah masa lalu. Novel dan buku-buku cerita lainnya juga merupakan karya sastra karena karya sastra adalah karya berupa keindahan kata yang dinikmati oleh orang banyak baik itu berupa tulisan maupun langsung kata-kata.
Dahulu karya sastra memang hanya diungkapkan melalui syair, pantun juga puisi, serta melalui buku-buku tulis. Tapi Iwan Fals sebagai seorang sastrawan nerani mengungkapkan sastra lewat lagu, oleh karena itu ia menjadi terkenal sekarang.
Karena saya sangat payah dalam hal sastra maka tak banyak yang bisa saya ceritaka tentang pengalaman saya dengan sastra-satra. Pernah dan sering waktu sd saya mengikut lomba puisi, tapi hasilnya selalu saja payah karena saya rasa saya memang tidak berbakat dalam hal itu..
Dilanjutkan ketika saya SMP, saya ikut berbagai macam kegiatan dan lomba sastra bahasa tapi tak ada yang berhasil saya menangkan satupun. Sastra-sastra bahasa Indonesia, bahas Inggris bahkan bahasa Arab pun pernah saya ikuti tapi selalu malang nasib saya.
Akhirnya mulai dari saat itu saya tidak menyukai sastra karena saya selalu tidak berhasil dalam hal sastra ini
Sekian cerita dari saya...cerita yang sungguh tidak enak didengar dan tidak enak diingat. Tapi untungnya hal tersebut telah lewat, dan mudah-mudahan tidak ketemu lagi sama yang namanya sastra di perguruan tinggi ini.

menderita ya?? baca dulu deh cerita ini


Derita dan penderitaan bakal selalu ada sampai kiamat tiba di bumi. Sehebat apapun kita, tak ada yang mampu menghindar dari yang namanya penderitaan itu. Penderitaan sudah ditakdirkan ada dibumi sejalan dengan adanya kehidupan. Penderitaan psikis maupun fisik sudah ada sejak zaman dahulu sekali.
Seakan telah dibuat bertolak belakang, penderitaan akan selalu muncul selama ada orang lain yang bahagia, atau sebaliknya kebahagiaan akan muncul jika ada penderitaan terhadap orang lain. Tapi rupanya Allah masih berbaik hati kepada kita, kita dapat penderitaan tapi kita juga dapat penghiburan dari orang lain. Itu adalah hal yang pasti karena Allah menginginkan kita semua tidak terpuruk didalam penderitaan. Jika saja kita sadar bahwa semakin banyak kita menderita maka makin banyak pula kesenagan yang kita dapatkan. Maka tidak ada lagi, tidak ada seorang pun yang akan terjerumus dalam keputus-asaan.
Berikut adalah kisah yang saya ambil dari cerita dari karakter fiksi. Deni namanya seorang murid SMA yang semasa hidupnya selalu menderita karena mendapat perlakuan yang kasar dari kakak kelasnya. Setiap harinya uang jajan yang dibawanya selalu di ambil kakak kelasnya. Sudah diambil uangnya, tuh kakak kelas minta dibelikan pula memakai uang jajan. Bener-bener deh.
Tapi Deni tidak putus asa, penderitaan yang dialaminya tidak menjadi halangan baginya untuk menunjukkan kepada dunia siapa dirinya. Memang dia telah menyerah soal sekolah, tapi dia masih belum menyerah sepenuhnya. Akhirnya dia berniat akan terus berjuang didalam permainan kesukaannya.
Saya bilang tadi dia telah menyerah dari sekolah artinya adalah bukan dia berhenti dari sekolah, akan tetapi dia tidak mau mempermasalahkan perlakuan kakak kelas yang ia dapat. Ia masih belajar hanya saja lebih fokus ke permainan dari pada ke kehidupan sekolahnya. Setelah sekian lama ia berusaha akhirnya tiba pertandingan antara para pemain yang biasanya bermain permainan itu. Deni mendaftar dan dengan susah payah akhirnya mencapai final pada pertandingan itu. Karena waktu telah lama digunakkan akhirnya pertandingan final ditunda sampai esok hari karena arena pertandingan belom disiapkan.
Esok harinya setelah istirahat yang cukup Deni pergi berangkat ke tempat pertandingan. Disana sudah ramai oleh para penonton yang hendak menyaksikan pertandingan mereka yang masuk ke final. Dari sekian banyak sorak sorai penonton ternyata ada pula suara dari teman-teman Deni. Ternyata mereka telh tau bahwa Deni ikut pertandingan itu. Bangga sih walaupun hanya beberapa orang yang mendukung dia. Tapi tetap saja dukungan dapat menambah semangat pemain.
Sejam dua jam Deni bersusah payah mengumpulkan poin dan mengalahkan para saingannnya sampai akhirnya Deni mencapai poin tertinggi dan berhasil menang. Senang dan girang bukan main ketika Deni mendengar apa hadiahnya. Ternyata hadiahnya berupa uang tunai sebanyak 54 juta rupiah beserta tiket jalan-jalan ke Negara Gajah Putih Thailand
Dari cerita di atas dapat saya simpulkan bahwa kita ticak boleh berpuus asa walaupun penderitaan menimpa kita. Contohlah Deni yang selalu bersemangat untuk menunjukkan kepada dunia siapa dirinya. Dan itu terbukti, sekarang banyak dari para pemain (gamer) yang mengetahui dirinya sebagai game master.

kebudayaan itu apa ya?


Wah wah wah....akhirnya tiba juga saya membuat tulisan tentang kebudayaan yang benar-benar saya sulit pahami. Kenapa saya sangat sulit mamahaminya? Karena pembahasan tentang budaya tapi sangat lah sulit menjelaskannya. Jadi mari kita mulai dari manusia terlebih dahulu.
Manusia tak ada habisnya memerlukan dan bergantung pada hal-hal yang ada yang telah menyusun kehidupan manusia itu sendiri. Manusia bergantung pada harapan, pada tanggung jawab, pada keadilan, dan lain sebagainya dikarenakan manusia hidup sebagai mahluk sosial. Manusia tak hanya seonggok daging yang tak bisa apa-apa. Manusia memiliki tulang dan akal yang membantunya untuk mengembangkan kebudayaan yang mereka miliki.
Dan kebudayaan itu sendiri berasal dari kata budi dan daya. Yang artinya daya dan upaya manusia untuk membantu kehidupan manusia itu sendiri. Entah memabntu membuat otak jadi lebih fresh atau membantu manusia dalam kegiatan lainnya.
Di Bali sistem pengairan subak dibuat untuk mengatur ratanya air yang keluar agar pembagian air terjadi secara adil. Subak dibuat sebagai metode baru dari irigasi. Jika pada pengairan irigasi petani harus menanam padi sesering mungkin dengan mengabaikan kebutuhan petani lain, berbeda dengan subak yang mementingkan kebutuhan para petani-petaninya. Pengairan tersebut juga merupakan budi daya dari manusia yang ingin membuat hidupnya lebih mudah.
Tari-tari juga merupakan bentuk dari kebudayaan, silat pun begitu. Banyaknya tari di Indonesia merupakan wujud budi daya manusia juga terhadap keindahan wanita-wanita Indonesia. Gerak lemah gemulai yang ditarikan bukan berarti tidak apa-apa melainkan melambangkan gerak lemah lembutnya seorang wanita tapi jelas dan tegas terlihat dari tariannya.
Pengalaman yang akan saya ceritakan kali ini adalah ketika saya menghadiri resepsi  pernikahan saudara saya. Disana diadakan pula silat betawi yang merupakan satu dari sekian banyak kebudayaan asli betawi yang masih bertahan hingga saat ini. Gerakan sang pesilat sungguh terlihat tegas tapi berhati-hati yang kira-kira mempunyai maksud “saya akan memberi jalan masuk, tetapi sebelumnya hadapi dulu saya dan buat saya terkesan dengan silat anda”. Dan itu yang menjelaskan bahwa pada silat betawi yang diadakan pada pernikahan orang-orang betawi tidak ada yang mati terbunuh, dan selalu pesilat dari pengantin pria lah yang akhirnya menang. Padahal kayanya bakal seru tuh, bakal heboh pula kalo jagoan silat dari pengantin prianya kalah. ahahaha...kira-kira gimana ya kalo itu terjadi, bisa-bisa ga jadi masuk tuh pengantin prianya, trus acara resepsinya gagal deh.

The power of love


Cinta.....banyak hal yang dapat kita ceritakan tentang hal yang namanya cinta. Kisah cinta seseorang tentu akan sangat menarik diceritakan dibandingkan mendengar rapat kenaikan bbm. Hal tersebut tentu saja sudah jelas karena manusia tak bisa luput dari namanya cinta. Jadi jika seseorang berbicara tentang cinta maka yang lain pasti akan mendengarkan karena mereka sama-sama memiliki cinta walaupun pada orang yang berbeda.
Suka, cinta, melihat gadis-gadis cantik yang menarik hati sungguh sudah merupakan hal yang biasa terjadi. Banyak sekali cerita tentang cinta yang banyak kita dengarkan. Dan salah satunya akan saya ceritakan pada postingan kali ini, entah kalian pernah mendengarkannya atau tidak.
Cerita tentang princess of Disney juga semuanya mengandung tema cinta. Salah satunya ialah cerita tentang ariel si putri duyung yang jatuh cinta kepada seorang manusia yang berada di darat, lebih tepatnya seorang pangeran. Saat ia pertama kali bertemu dengan pangeran yang terjatuh kelaut dan tidak sadarkan diri ia melihat bahwa pangeran tersebut sangat tampan. Ingin ia berdiam diri disana dan berbicara dengan pangeran, tetapi peraturan dilaut melarang ia untuk bertemu dan berbicara dengan manusia. Akhirnya ia pergi ke penyihir laut dan meminta agar bisa pergi kedarat. Penyihir laut bisa melakukkan itu, akan tetapi segala sesuatu pasti membutuhkan pengorbanan. Dan penyihir berkata bahwa Ariel si putri duyung bisa pergi ke darat dengan syarat ia akan kehilangan suaranya. Maka ia pun menyanggupi permintaan sang penyihir laut dan pergi ke darat.
Cerita lainnya ialah cerita tentang si putri tidur Aurora yang dikutuk beserta seisi kerajaan untuk tidur selamanya sampai ada pangeran yang berhasil mencium putri Aurora. Banyak pangeran yang ingin mencium putri Aurora karena putri aurora sangat dikenal akan kecantikannya. Bertahun-tahun lamanya tak ada yang berhasil bahkan untuk sampai ke depan istana. Akhirnya mereka melupakan adanya kerajaan tersebut.sudah bergenerasi-generasi yang melupakan mereka. Akann tetapi datang seorang pangeran yang tidak mengetahui tentang cerita tersebut dan berhasil mencium sang putri. Akhirnya sang putri terbangun dari tidur panjangnya. Tetapi sang penyihir tidak senang dengan hal itu dan berubah menjadi naga. Dan pangeran itu berani melawan naga dikarenakan cintanya pada sang putri. Dan kembali dengan kemenangan di pihak sang pangeran.
Itu adalah sebagian kisah yang sudah jelas berisi tentang cinta dan kasih. Karena demi cinta kita kepada seseorang kita rela mengorbankan segala sesuatu seperti si putri duyung Ariel yang rela kehilangan suaranya demi bertemu dengan pangeran yang dicintainya. Dan karena cinta pun seseorang mampu melakukan hal yang bisa dibilang tidak mungkin atau mustahil seperti pangeran yang mampu mengalahkan sang naga sendirian demi melindungi putri pertama yang ia lihat dan sangat cantik serta ia cintai.

pentingnya pandangan hidup


Pandangan hidup.......pertama kali saya mulai merangkum bab ini saya membaca kata-kata “pandangan hidup”  dan saya juga berfikir “sebenarnya pandangan hidup itu apa sih?”. Pandangan hidup adalah sisi dimana manusia melihat sesuatu dan di arahkan menuju suatu jalan yang baik menurut dirinya. Pandangan hidup seseorang tentu berbeda-beda. Mudahnya, manusia hidup memiliki tujuan di masa depan dan salah satu faktor penentu yang sangat berperan penting ialah pandangan hidup.
Pandangan hidup biasanya dapat dikatakan sebagai cita-cita. Jadi jika dalam hidup kita  memiliki pandangan hidup maka masa depan kita sudah berada sebagian dalam genggaman tangan  kita. Karena dengan adanya pandangan hidup kita jadi termotivasi untuk mencapai target tersebut di masa depan, entah itu target pekerjaan, atau target yang lainnya.
Coba bayangkan dunia tanpa pandangan hidup, dunia tanpa cita-cita, semua pasti terasa hambar. Makanan pun terasa enak dikarenakan adanya pandangan hidup seorang koki untuk membuat rasa yang enak dalam suatu makanan, tanpa adanya pandangan hidup dari seorang koki maka seluruh makanan akan terasa sangat hambar. Para wiraswastawan pun yang awaknya pengangguran memiliki pnadangan hidup untuk sukses yang akhirnya benar-benar membawa kesuksesan kepada mereka.
Sekarang kita lihat pada zaman sekarang sangat berbeda dari zaman orang tua kita dahulu. Zaman sekarang anak SMA pun ketika ditanya “cita-cita kamu jadi apa?” atau “gimana pandangan hidup kamu kedepan?” maka ia akan menjawab “saya engga kepikiran soal cita-cita tuh” atau banyak juga yang bilang “saya mah.. gimana hidup mengalir aja” dan biasanya anak-anak dari keluarga kaya pun sering berkata “gue mah udah kaya, kaga perlu cita-cita atau apalah namanya itu”. Sungguh memperihatinkan nasib bangsa kita tercinta ini. Jika bukan kita yang membenahi bangsa kita, siapa lagi? Sedangkan kaum tua yang seharusnya sudah pensiun pun sekarang masih mengatur jalannya roda pemerintahan dikarenakan kurangnya kaum muda yang kreatif dan mempunyai pandangan hidup untuk memajukan bangsa ini.
Saya akan sedikit kembali bercerita pada postingan saya kali ini. Berikut saya akan menceritakan tentang seseorang miskin yang mempunyai pandangan hidup untuk menikahi seorang putri raja yang amat cantik di daerahnya pada waktu itu.
Namanya Aladin, putra seorang penjahit yang terkenal di Baghdad. Ia terkenal sangat malas di kampung tempat tinggalnya waktu itu. Bahkan bapaknya pun kualahan mengurusinya sampai saat ketika sang bapak meninggal. Akhirnya Aladin tinggal bersama ibunya, tetapi bukannya tambah rajin karena  tidak adanya sosok bapak dirumah, ia malah makin malas saja. Sampai akhirnya datang seorang penyihir yang menyamar sebagai sosok pamannya demi memanfaatkan anak malas itu demi kepentingannya.
Awalnya sang penyihir berniat menyuruh Aladin mengambil lampu ajaib yang berisi jn sakti, ia menyuruh Aladin untuk turun ke bawah tanah dan mengambil lampu ajaib yang tidak boleh di ambil sendiri oleh sang penyihir. Dengan dibekali sebuah cincin dari sang penyihir yang membantu Aladin untuk turun ke bawah tanah. Akan tetapi ketika Aladin hendak keluar dan meminta bantuan paman palsunya itu, sang penyihir tidak mau membantu sehingga Aladin terperangkap di bawah tanah. Lalu tanpa sengaja cincin tersebut tergosok dan akhirnya Aladin bisa pulang kembali kerumahnya.
Sesampainya dirumah ia bingung apa kegunaan lampu usang yang ia bawa ini. Akhirnya sang ibu menyuruh anaknya makan dan menyimpan dulu lampu yang ia bawa itu. Esoknya bahan makanan habis dan sang ibu bingung, lalu di ambilnya lampu itu dan akan dibersihkannya akan tetapi jin besar malah keluar ketika sang ibu mulai menggosokkan tangannya ke lampu itu. Kontan sang ibu langsung pingsan melihat jin besar buruk rupa itu yang mengeluarkan nada seram. Melihat ibunya pingsan Aladin segera menyambar lampu itu dan bertindak seakan sebagai wali dari orang yang memegang lampu itu yaitu ibunya. Dan ia meminta agar jin itu membawkan makanan-makanan yang enak untuk mereka santap. Ketika jin itu menghilang tiba-tiba meja telah tersusun rapi dan diatasnya ada piring dan cawan emas yang berisi makanan-makanan yang sangat berbeda dari yang telah mereka makan hari itu.
Terus begitu, Aladin memanfaatkan lampu itu dengan hati-hati. Dan ia dengan gigih memanfaatkan kemampuan lampu itu dengan sebaik-baiknya demi mencapai tujuannya yaitu menikahi sang putri raja. Hal demi hal ia lewati, baik itu saat ia kehilangan lampunya dan hampir dibunuh oleh penyihir dan adiknya. Dengan usaha yang gigih maka pandangan hidupnya berhasil ia capai.
Dari kisah di atas dapat kita simpulkan bahwa jika kita memiliki lampu ajaib maka kita akan sukses.....eh bukan deh hehehe. Maksud saya jika kita memiliki pandangan hidup dan usaha yang gigih maka kita akan berhasil seperti Aladin pada cerita di atas.

keindahaan


“Oh.....indahnya pemandangan di pulau itu” sering kita mendengar kata-kata seperti itu. Atau juga yang lainnya “cantik ya baju yang kamu pakai”. Manusia sekali lagi tak lepas dari banyak hal. Keindahan juga termasuk didalamnya. Manusia seiring dengan majunya perkembangan mereka mulai mengenal nilai-nilai estetika yang terkandung didalam segala sesuatu. Mengapa mereka bilang indah? Karena secara tidak langsung, walaupun tidak semua orang mengerti akan nilai-nilai estetika yang terkandung didalam keindahan, tapi mereka bisa mengatakan itu indah, itu karena secara tidak langsung nalar akan nilai estetika yang telah tertanam semenjak kecil selalu mengikuti kemanapun kita pergi.
Semakin besar nilai estetika yang terkandung didalam suatu benda, atau tempat maka semakin mahal pulalah harga yang akan ditawarkan demi melihat sendiri atau memiliki barang, atau tempat tersebut. Nilai estetika merupakan nilai yang terkandung secara alami pada suatu benda, atau tempat. Maka jika suatu benda atau tempat dibuat menjadi sedemikian menarik maka akan hilang secara perlahan nilai estetika yang terkandung didalamnya., dan itu akan membuatnya menjadi murah.Pada postingan kali ini saya akan sedikit bercerita tentang kunjungan saya ke pulau dewata Bali, pulau turis Bali, atau pulau estetika Bali.
Bali merupakan pulau yang eksotis, penuh turis, pemandangan indah, dan suvenir serta bule-bule wanita yang cantik. Pada waktu saya masih menginjak bangku sekolah dasar kelas 6, mama saya yang merupakan seorang pengawas hendak mengadakan acara bersama teman-temannya yang juga sesama pengawas dari PGRI. Ketika itu para pengawas diijinkan membawa satu anggota keluarganya gratis yang pastinya setelah membayar lunas acara itu.
Senangnya saya bukan main ketika mendengar bahwa saya akan ikut mama pergi ke Bali. Saya terus menunggu hari keberangkatan tersebut. Jam demi jam, hari demi hari berlalu. Akhirnya tiba juga hari keberangkatan. Saya menunggu mama dari dalam sekolah, cemas memang, tapi mau gimana lagi? Semuanya mama yang ngatur, sedangkan saya hanya ikut saja. Akhirnya mama datang dan kita pergi menuju Bandara Soekarno Hatta. Dari sana kita berangkat dengan pesawat terbang dari perusahaan mandala air lines, lalu singgah di jogja dan berangkat ke bali dengan pesawat bouraq air lines. Awal mula naik pesawat....memang terasa menakutkan pada awalnya, tapi setelah beberapa menit saya sudah terbiasa. Saya mengambil tempat duduk disebelah jendela agar bisa menikmati pemandangan dari kaca. Subhanallah...ternyata indah sekali dibawah sana. Walaupun tidak terlihat jelas apa saja yang terdapat disana tetapi tetap saja terlihat indah dari atas sini.
Disana saya berjalan-jalan ke daerah pembuatan mas, candi-candi besar yang umurnya mungkin sudah puluhan tahun. Berjalan di pantai yang indah, ditemani para gadis bule cantik yang berlarian kesana-kemari dengan senangnya. Naik parasut yang ditarik dengan sebuah motor jetski, dan naik banana boat (perahu karet yang terbuat dari balon dan berbentuk pisang). Malam harinya keindahan Bali baru terlihat, sampai tengah malam pun masih banyak toko yang buka, Bali terasa lebih ramai ketika malam hari. Para pedagan makanan seafood pun memiliki meja yang sangat indah yang ditaruh di atas pasir pantai ketika malam hari. Agar makan bisa teraas lebih romantis dan enak ketika kita duduk di atas kursi yang ada di atas pasir dan berada dibawah sinar rembulan.
Disana pula terdapat gunung kintamani yang keindahannya sangat sulit diukur.tak ada satupun dari turis baik asing maupun lokal yang tidak foto-foto disana karena gunung kintamani sangat lah indah.
Sungguh disayangkan bagi yang belum pernah ke bali. Padahal sungguh indah di Bali sana. Hanya membayangkan ketika  saya pergi kesana, rasanya ingin kesana lagi, jadi kangen sama suasana disana deh.
Keindahan lainnya terdapat pada masjid disana. Disana masjid, gereja saling berdekatan dan para jemaatnya tidak ada yang berhamburan dan bentrok ke paham agama lain. Tidak saling menyrang, dan itu merupakan suatu keindahan yang slit dicari karena biasanya antara umat lain yang beragama berbeda terjadi keributan.
Sepulang dari sana saya menceritakan semua yang saya alami kepada anggota keluarga saya dan mulai melanjutkan istirahat sampai pegal-pegal dr perjalan hilang. Dan akhirnya inilah saya yang telah menceritakan seputar manusai dan keindahan

hari gini masih gelisah??



Manusia dan kegelisahan selalu tidak bisa dipisahkan. Sepanjang hidup manusia pasti pernah disertai dengan kegelisahan. Karena kegelisahan  itu merupakan unsur hidup manusia. Manusia selalu gelisah ketika sesuatu yang benar-benar direncanakannya dengan matang. Kegagalan, kekecewaan yang menghantui manusia selalu disertai dengan kegelisahan. Memang sebenarnya kegelisahan itu apa sih?? Berani-beraninya dia mengikuti kita kemana kita berada.
Sebenarnya kegelisahan itu jika dilihat dari bahasanya adalah tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Banyak penyebab dari kegelisahan itu sendiri. Apakah seseorang gelisah karena kuatir terhadap seseorang yang disayangnya? Ataukah seseorang gelisah karena telah melakukan sesuatu? Atau gelisah karena sebab lain.
Kegelisahan sangat berdampak negatif bagi kehidupan seseorang. Akibat seseorang gelisah bisa berdampak parah seperti sakit, malah lebih parah. Jika sakit biasa bisa dideteksi dan diketahui oleh dokter, tapi sakit karena gelisah tidak dapat dan sulit sekali diketahui, sehingga terkadang orang bisa mengira orang tersebut mati tanpa sebab.
Tapi kegelisahan dapat pula berdampak positif bagi diri sendiri maupun orang lain. Selama kita tidak menyerah dalam kegelisahan itu maka kegelisahan akan berdampak positif bagi kehidupan kita.
Pernah ada cerita di baghdad tentang kisah si Abunawas yang cerdik dan lucu yang seumur hidupnya selalu dipenuhi dengan kegelisahan dan tantangan, karena seumur hidupnya ia selalu ditantang dan dijebak oleh raja. Dan ia mampu mengubah kegelisahannya menjadi hal yang menguntungkan dirinya. Oleh karena itu berikut saya akan kisahkan kisah salah satu cendikiawan kocak bernama Abu Nawas itu.
Pada suatu hari, Abu Nawas berjalan-jalan hingga ke kampung Badui di daerah gurun jauh dari kota tempat tinggalnya. Sesampainya di tempat tersebut, ditemuinya ada beberapa orang yang sedang memasak bubur, susananya ramai sekali. Tanpa disadarinya, ia ditangkap oleh orang-orang itu dan dibawa ke rumah mereka untuk disembelih.

"Kenapa aku ditangkap?" tanya Abunawas.
"Wahai orang asing, setiap orang yang lewat di sini pasti akan kami tangkap, kami semebelih seperti kambing dan dimasukkan ke belanga bersama adonon tepung itu. Inilah pekerjaan kami dan itulah makanan kami sehari-hari," jawab salah seorang dari mereka sambik menunjuk ke belanga yang airnya mendidih.
Abu Nawas ketakutan juga, namun meski keadaan sedang terjepit, dia masih sempat berpikir jernih. "Kalian lihat saja, badanku kurus kering, jadi dagingku tak banyak, kalau kalian mau besok aku bawakan temanku yang badannya gemuk sehingga bisa kalian makan untuk lima hari lamanya. Aku janji, maka tolong lepaskan aku," pinta Abu Nawas. Karena janjinya itu, Abunawas akhirnya dilepaskan.

Di sepanjang jalan Abu Nawas berpikir keras untuk menemukan siasat agar dirinya berhasil membawa teman yang gemuk. Terlintas olehnya Baginda Raja.
"Seharusnya Raja tahu akan berita yang tidak mengenakkan ini, dan alangkah baiknya kalau Baginda Raja mengetahui sendiri," gumannya dalam hati.

Abu Nawas segera saja masuk ke dalam istana untuk menghadap Raja.
Dengan berbagai bujuk rayu, akhrinya Abunawas berhasil mengajak Baginda Raja ke kampung badui tersebut.

Sesampainya di kampung badui tersebut, si pemilik rumah tanpa banyak bicara langsung saja menangkapnya. Abu nawas segera meninggalkan tempat itu dan dalam hati dia berpikir,
"Bila Raja pintar, pasti niscaya dia akan bisa membebaskan diri. Tapi kalau bodoh, akan matilah ia karena akan disembelih orang jahat itu."

Sementara itu, didalam rumah Baginda tidak menyangka akan disembelih.
Dengan takutnya dia berkata,
"Jika membuat bubur, dagingku ini tidaklah banyak karena banyak lemaknya. Tapi jika kalian izinkan, kalian akan aku buatkan peci kemudian dijual yang harganya jauh lebih mahal ketimbang harga buburmu itu."

Akhirnya mereka menyetujuinya.
Baginda telah beberapa hari tidak terlihat di istananya, ia bekerja keras untuk membuat peci untuk orang badui itu. Namun pada akhirnya beberapa ke depan Baginda dibebaskan oleh para pengawalnya.

Setelah Baginda dibebaskan, barulah Abu Nawas dipanggil untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatannya.
Abunawas dianggap telah mempermalukan rajany di muka rakyatnya sendiri.

"Wahai Abu Nawas, engkau ini benar-benar telah mempermalukan aku, perbuatanmu sungguh tidak pantas dan kamu harus dibunuh," ujar Raja Harun geram.
"Ya Tuanku, sebelum hamba dihukum, perkenankan hamba menyampaikan beberapa hal," kata Abu Nawas membela diri.
"Baiklah, tetapi kalau ucapanmu salah, niscaya engkau akan dibunuh hari ini juga," ujar Baginda Raja.

"Wahai Tuanku, alasan hamba menyerahkan kepada si penjual bubur itu adalah ingin menunjukkan kenyataan di dalam masyarakat negeri ini kepada paduka. Karena semua kejadian di dalam negeri ini adalah tanggung jawab baginda kepada Allah SWT kelak. Raja yang adil sebaiknya mengetahui perbuatan rakyatnya," kata Abu Nawas.

Setelah mendengar ucapan Abu Nawas yang demikian, hilanglah rasa amarah baginda Raja. Dalam hati beliau membenarkan ucapan Abunawas tersebut.
"Baiklah, engkau aku ampuni atas semua perbuatanmu dan jangan melakukan perbuatan seperti itu lagi kepadaku," tutur baginda raja.

Demikianlah kisah kegelisahan Abu Nawas. Dan dari cerita di atas dapat disimpulkan bahwa kegelisahan tak menjadi alasan untuk menyerah dalam setiap masalah.

masih adakah tanggung jawab??


Kembali saya pada postingan kali ini. Postingan ketiga kali ini adalah tulisan tentang manusia dan tanggung jawab. Yang artinya saya kali ini akan menulis segala hal tentang tanggung jawab. Entah itu dari pengalaman pribadi saya ataupun dari pengalaman orang lain yang pernah saya dengar ataupun saya lihat sendiri.
Manusia hidup di dunia ini selalu dan memang harus dibebai dengan tanggung jawab, karena tanggung jawab adalah hal yang sangat vital didalam kehidupan. Tanggung jawab dan kewajiban memang sepintas hampir sama. Kewajiban adalah kepentingan dan keharusan, sedangkan tanggung jawab adalah kesadaran akan pentingnya kewajiban.
Kenapa tanggung jawab termasuk hal yang vital bagi manusia?? Itu karena manusia hidup sebagai mahluk sosial. Di masyarakat, pemimpin sangat dibutuhkan. Kewajiban pemimpin adalah mengurus rakyat supaya makmur, apabila rakyat tidak makmur maka pemimpin tersebut harus dimintakan pertanggung jawabannya. Tanggung jawab atas setiap perbuatan yang kita lakukan adalah hal yang harus dilakukan. Karena jika kita mempertanggung-jawabkannya maka segala hal akan seimbang dan tidak ada ketidak seimbangan dalam hal apapun.
Sebagai contoh adalah penebangan liar yang banyak terjadi di Indonesia. Banyaknya pohon-pohon yang ditebang oleh para penebang liar menyebabkan hutan menjadi gundul. Hutan yang tadinya berfungsi untuk menyerap air hujan menjadi gundul sehinnga menjadi erosi. Lalu erosi yang terjadi membuat tanah subur ikut terkikis terbawa air sehingga daerah dibawah gunung dan yang lebih rendah lagi akan terkena banjir. Selain itu daerah bekas hutan yang tadinya subur menjadi tidak subur lagi karena bagian tanah tersebut telah terbawa kedalam banjir. Itulah akibat dari tidak adanya rasa tanggung jawab dari diri para penebang pohon, sehingga mengakibatkan longsor dan banjir yang merugikan tidak hanya dirinya tetapi juga diri orang lain.
Contoh lain dari tidak adanya rasa tanggung jawab ialah banyaknya rakyat miskin yang kita ketahui ada di negara kita tercinta Indonesia ini. Pada awalnya para politikus berjanji macam-macam ”jika saya terpilih...tidak ada lagi orang miskin di Indonesia ini, saya akan mengayomi masyarakat, dan bla bla bla” banyak janji yang diucapkannya. Tapi bagaimana kenyataanya sekarang?? Bukannya mengayomi masyarakat malah hal lain dikerjakan. Janji hanya sekedar janji. Banyak uang rakyat yang dipakai untuk kepentingan pribadi. Dana masyarakat dibelokkan untuk kesenangan pribadi. Akhirnya...rakyat sengsara dan masyarakat makin miskin. Itulah juga contoh lain dari tidak adanya tanggung jawab.
Dari cerita singkat di atas telah jelas bahwa tanggung jawab sangat penting dan merupakan bagian vital dari kehidupan seseorang. Karena dengan adanya tanggung jawab, diri kita akan bahagia serta orang lain pun akan ikut menerima kebahagiaan atas tanggung jawab yang kita penuhi.
            Cerita terakhir saya tambahkan adalah tentang diri saya. Waktu itu saya meminjam game yang dimiliki oleh teman saya. Tapi entah disengaja atau tidak game yang saya pinjam itu rusak parah. Saya merasa sangat bersalah. Game yang saya pinjam, yang saya bertanggung jawab akannya rusak ketika saya pinjam. Akhirnya saya memberitahukan kepada teman saya tentang hal itu dan segera memperbaikinya tanpa pikir panjang, karena itu adalah kewajiban saya ketika memegang tanggung jawab game yang saya pinjam. Akhirnya saya berhasil membetulkan game tersebut dan masalah selesai tanpa adanya perkelahian.

Kamis, 28 Juni 2012

Sungguh tidak adil hidup ini


Keadilan...keadilan...keadilan...semua orang berbicara tentang keadilan, disini mereka menuntut keadilan, disana pun mereka menuntut keadilan. Sang adik meminta keadilan bermain dari kakaknya, masyarakat meminta keadilan dari pemerintah, serta para mahasiswa meminta pula keadilan dari para dosennya. Bicara tentang keadilan, memang sebenarnya apa sih keadilan itu??
            Keadilan yang telah saya rangkum dari ebook pemberian pak dosen mengatakan bahwa “Keadilan itu adalah pengakuan atas perbuatan yang seimbang, pengakuan secara kata dan sikap antara hak dan kewajiban” dan hal tersebut adalah benar. Keadilan adalah apabila kita meminta hak kita setelah melaksanakan kewajiban kita masing-masing. Para pekerja meminta hak berupa gaji setelah bersusah payah bekerja selam dua minggu atau sebulan. Para mahasiswa wajib mendapatkan hak berupa ilmu setelah membayar uang spp yang merupakan kewajibannya ataupun kewajiban orang tua. anak meminta uang jajan kepada orang tuanya setelah melaksanakan kewajibannya yaitu belajar.
            Memangnya keadilan itu jelasnya seperti apa sih? Apa cukup dengan memenuhi kewajiban dan mendapatkan hak? Tentunya tidak. Memenuhi kewajiban dan mendapatkan hak hanyalah satu dari sekian banyak arti keadilan. Keadilan bisa juga dibilang dengan menempatkan sesuatu pada tempatnya. Seperti misalnya ada kakak dan adik yang mendapat jatah makanan, bagaimana kah pembagian jatah makanan yang adil? Pastinya dengan jatah kakak lebih banyak dari adik. Karena kebutuhan kakak lebih banyak dari adik, maka itu baru bisa disebut adil.
            Omong-omong masalah keadilan saya menjadi ingat kisah hidup saya sehari-hari yang selalu diliputi dengan ketidak adilan. Banyak ketidak adilan yang saya alami dalam sehari bahkan seminggu karena saya rasa hidup itu penuh dengan ketidak-adilan.
            Kisah ketidak-adilan saya yang pertama. Saya selalu menjalankan kewajiban saya sebagai mahasiswa yaitu pergi ke kampus. Didalam absen hampir tidak pernah saya tidak hadir dalam kelas, apapun itu pelajarannya. Pelajaran saya ikuti dan saya selalu mencatat bagian penting dari setiap pelajaran. Inilah atau itulah, hampir semua saya tulis di buku catatan saya. Saya selalu berusaha untuk hadir di kelas seberat apapun kemalasan dan alasan-alasan lainnya yang menghadang. Tapi kenapa sebagian dari para dosen terkadang tidak masuk ke kelas sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kemana keadilan yang harus didapat oleh para mahasiswa seperti kita ini....hehehehe.
            Kisah ketidak-adilan yang kedua terjadi setiap minggunya. Ketika harusnya saya mendapatkan jatah saya berupa uang jajan yang sesuai, sedangkan saya telah belajar dengan maksimal. Kenapa saya bilang ini adalah ketdak-adilan yang kedua? Karena terkadang orang tua saya lupa memberi uang jajan yang merupakan suatu hak resmi yang harus saya dapatkan setelah sekian pusing belajar. Lalu terkadang pula uang jajan saya dikurangi dengan sengaja. Kira-kira yang seperti itu disebut korupsi atau tidak ya? Kalo itu korupsi pastinya Komisi Pemberantasan Korupsi pastinya sering datang ke rumah saya hehehehe.
            Lucu juga ya kalo saya baca lagi tulisan ini. Kalo diliat-liat tulisan ini kayanya isinya keluhan semua hehehe. Saya tidak maksud sih buat berkeluh-kesah, ga baik tuh namanya. Tapi berhubung tulisan hari ini menyangkut tentang keadilan maka mau tak mau harus saya jelaskan dengan sejelas-jelasnya keadilan dan ketidak-adilan yang saya alami sehari-hari.
            Dan saya minta maaf yang sebesar-besarnya bagi pihak yang mungkin merasa sakit hati dengan pernyataan sehari-hari saya tentang ketidak adilan. Pak dosen yang jarang masuk (siapapun namanya itu), orang tua saya juga, karena saya tidak bermaksud menyinggung sama sekali. Bener-bener deh tulisan kali ini udah kaya pernyataan wartawan di koran hehehe. Gpp deh yang jelas tulisan kali ini udah selesai. Alhamdulillah.

hope will lead you to success


Manusia memang tak pernah lepas dari harapan yang ada. Mulai dari semenjak  manusia pertama yang bernama Nabi Adam AS lahir sampai sekarang pada zaman ini. Pada saat itu manusia yang ada hanyalah dua orang, yaitu Nabi Adam AS dan istrinya Siti Hawa. Pada saat mereka dipindah tempatkan dari tempat yang sangat indah yang bernama surga itu menuju ke bumi disebabkan kesalahan yang dilakukannya. Dan pada saat itu pulalah harapan pertama pada manusia muncul, yaitu harapan agar mereka diampuni dan kembali ke tempat itu ketika mereka mati nanti. Setelah sekian lamanya mereka berdoa dan menjalani kehidupan mereka yang penuh dengan ibadah kepada Allah SWT muncullah harapan lainnya bagi sepasang manusia yang pertama pada rasnya. Mereka memiliki keinginan untuk memiliki keturunan yang sholeh dan taat kepada mereka dan kepada Allah SWT. Kalau dulu keinginan dan harapan para manusia hanyalah agar diterima di sisi Tuhannya, dikarenakan kebutuhan dan perkembangan zaman tak seperti sekarang ini. Dahulu manusia hanya butuh makan, minum, pakaian serta tempat berlindung, tapi sekarang manusia memiliki banyak keperluan dan pastinya akan banyak pula kebutuhannya.  
Sangat perlu bagi seorang manusia bermimpi apapun mimpi yang dimilikinya. Karena mimpi adalah harapan, dan jika manusia memiliki harapan maka segala sesuatunya mungkin akan terjadi. Ada pepatah mengatakan “Dream as much as you like, because a dream is a hope, and hope will lead you to a succcess, because a with hope everything is possible”
            Memang terkadang harapan tak sesuai dengan kenyataan. Sewaktu saya kecil dulu, saya sangat ingin sekali menjadi pilot. Terbayang ketika saya besar nanti saya menjadi pilot pesawat terbang yang akan membawa ratusan orang melewati lautan luas yang seolah tak berujung, memiliki topi pilot dan membawa keluarga saya menyebrangi benua menuju ke eropa. Atau menjadi pilot pesawat tempur dan pergi berperang dengan membawa kebanggaan negara, dipasangkan lencana oleh jendral besar Indonesia, dan membawa negara menuju kemenangan ketika terjadi perang.
            Sayangnya semua itu hanya mimpi. Tapi seperti saya bilang dan ceritakan tadi bahwa manusia harus senantiasa memiliki harapan. Maka jika harapan yang satu tak terwujud maka buatlah harapan yang lainnya. Atau buatlah harapan sebanyak buih di lautan, tak penting yang mana yang akan gagal tapi pasti ada harapan yang lolos seleksi takdir tuhan. hehehehe.
            Seperti yang saya bilang saya tak hanya memiliki satu harapan, tapi harapan-harapan lainnya. Pada awal saya memasuki sekolah dasar kelas dua, ada game atau permainan yang disebut playstation. Saya tau sedikit banyak tentang seluk beluk permainan seperti itu dan berniat untuk menginginkannya. Akhirnya saya mengumpukan uang dan permainan tersebut berhasil saya beli. Senang rasanya ketika harapan yang kita inginkan tercapai pada akhirnya. Apalagi jika kita mendapatkannya dengan usaha yang gigih tanpa bantuan orang lain. Memang hasil akan sama jika dengan jika kita dibantu dengan orang lain, malah lebih cepat selesai. Tapi akan berbeda rasanya jika kita menyelesaikan keinginan dan harapan kita dengan usaha kita sendiri.